-->

28 July 2020

author photo
Keterangan gambar: Tampak puluhan orang peserta aksi dalam gelaran aksi demo solidaritas buruh terhadap lima orang pekerja PT Juntam Readymix Concrete yang di PHK. (Foto: Gusril)
PADAMEDIA.Co-Kawasan Industri Kav IV, Sekupang mendadak ramai didatangi puluhan kelompok solidaritas buruh yang tergabung dalam organisasi  yang tergabung dalam Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL-FSPMI) Batam, Selasa (28/7/2020) pagi. Mereka menggelar aksi demo karena menilai manajemen PT. Juntam Readymix Concrete telah melanggar aturan perundang-undangan ketenaga-kerjaan.

BACA JUGAKi Ubay Kubur, Da'i Sejuta Jin Fenomenal asal Batam
"Perusahaan ini (PT. Juntam Readymix Concrete) telah bersikap sewenang-wenang dalam memutus hubungan kerja," teriak salah satu orator dalam aksi itu.
Aksi tersebut berlangsung semarak dengan orasi dari kelompok solidaritas buruh itu. Mobil pick up berpengeras suara pun terparkir ditengah-tengah pendemo di depan gerbang perusahaan yang bergerak dibidang pengecoran beton itu.

BACA JUGA:

Ketua Pimpinan Cabang SPL-FSPMI, Suprapto yang ditemui wartawan PADAMEDIA.Co disela-sela aksi mengatakan aksi ini dilakukan sebab pihak perusahaan telah mengangkangi aturan perundang-undangan ketenaga-kerjaan, sebab telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lima orang pekerja perusahaan yang didemo hari ini.

BACA JUGA: Tingkatkan Kebugaran dan Silahturahmi antar Personil dan Relawan RSKI Galang, Karumkit Gelar Senam Aerobik Bersama
"Kita sudah melakukan mediasi, namun belum ada titik temu kesepakatan," kata Suprapto menjelaskan.
Suprapto memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan kkelompok solidaritas buruh lainnya untuk mendesak tercapainya kesepakatan antara pihak buruh dan perusahaan sesuai UU No.13 tahun 2013 tentang Ketenaga-kerjaan.

ILHAM SAWALLUDIN | GUSRIL
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU