-->

28 July 2020

author photo
Ilustrasi
PADAMEDIA.Co-Tak tangung-tanggung, kasus pencurian Tabung Gas Elpiji ukuran 3 kilogram yang terjadi di wilayah Tiban menjadi kasus pencurian Tabung Gas Elpiji terbanyak yang pernah terjadi di Batam tahun ini. Sebanyak 92 Tabung Gas Elpiji yang hilang ditengarai dari kepemilikan dua Agen Pangkalan Gas Elpiji,

Dua lokasi yang menjadi sasaran pencurian tersebut berada di gudang Agen Pangkalan Gas Elpiji  Amrullah milik Sukesih yang beralamat di Perumahan KSB, Blok H, No 56, Kelurahan Patam Lestari, Sekupang, Kota Batam dan  Agen Pangkalan Gas Elpiji Mega di Perumahan Global Kelurahan Tiban Indah.

BACA JUGAKi Ubay Kubur, Da'i Sejuta Jin Fenomenal asal Batam

Total sebanyak lebih kurang sekitar 92 tabung gas elpiji melon ukuran 3 kg raib dicuri orang, pada Senin (27/7/2020) malam.

Suami pemilik agen gas elpiji Sukesih bernama Amrullah mengatakan, bahwa tabung gas elpiji miliknya dicuri dari dalam gudang yang berada di pinggir jalan besar, pada Selasa (28/7/2020) pagi, sekira pukul 05.30 WIB.
“Tadi malam kejadiannya, ada dua tempat yang dicurinya. Nah satu lagi di Perumahan Global Tiban Indah, 47 tabung yang hilang informasi dari agen. Terus dari dalam gudang saya 45 tabung,” kata Amrullah suami dari Sukesih.
BACA JUGASekarwangi, Penyanyi Dangdut Album Jakem Kini Geluti Usaha Pisang Sale

Dikatakan Amrullah, jarak dari gudang elpiji ke rumahnya sekitar 25 meter dan posisi rumah Amrullah berada nomor 2 dari depan.
“Jadi, mau kerumah agak masuk lorong sedikit. Di dalam gudang tersisa tiga tabung ukuran 12 kg, lima tabung ukuran 5,5 kg dan yang ukuran 3 kg sisa 7 tabung,” kata Dia menerangkan.
BACA JUGA:

Selanjutnya Amrullah menceritakan kronologis kejadian bahwa, bermula saat itu, pagi, sekitar pukul 5.15 WIB, dirinya keluar rumah ingin membuka pintu. Saat itu terdengar suara engsel pintu, tidak lama berselang suara stater mobil.
“Saya kan mau keluar rumah (pagi). Pas saat buka pintu ada suara engsel pintu, kayak ada yang buka gitu. Nah terus bunyi suara stater mobil tapi gak kelihatan posisi mobilnya dimana, kiri atau kanan. Bunyi mobil slow gak ngegas jadi gak curiga,” cerita Amrullah saat awal kejadian hilangnya tabung gas elpiji miliknya.
BACA JUGA: Trend Pelayanan RSKI Membaik, Pasien Infeksi Covid-19 Banyak yang Sembuh

Selang beberapa saat kemudian, lanjut Amrullah, ia mengeluarkan motor miliknya untuk membuang sampah di tempat penampungan sampah.
“Saya keluarkan motor terus ambil plastik sampah di dapur. Saya letak di gantungan motor habis tuh pergilah ke  tempat penampungan sampah. Kurang lebih 5 menit lah, saya keluar tadi, lalu pulang dan tiduran lagi.
Masih Amrullah, dikarenakan pada hari ini adalah jadwal tabung gas elpiji masuk maka istrinya pergi ke gudang penyimpanan tabung gas elpiji berniat ingin menyusun tabung gas.

Lanjutnya, begitu tercengangnya istri saya setelah mengetahui bahwa tabung gas elpiji ukuran 3 kg sudah berkurang dan hanya bersisa sekitar 15 tabung saja.
“Jadi ketahuannya itu pagi, pas istri saya mau masuk ke dalam gudang niatnya mau susun tabung gas, pas dilihat engsel gembok rusak mungkin karena dijebol dibuka paksa sedangkan satu lagi kunci pakai kode angka tidak rusak mungkin dia tahu nomor kunci gemboknya.
Kemudian Amrullah melaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek Sekupang atas kejadian pencurian tabung gas elpiji yang menimpa dirinya.

ILHAM SAWALLUDIN | ANDRI DALLE
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU