-->

17 July 2020

author photo
Keterangan gambar : Wakil Ketua Korcab IV DJA I Ny Gatot Mardiyono (paling kanan, duduk nomor dua didepan) bersama Kasi Organisasi Korcab IV DJA I Ny Stanley (paling kiri, pertama duduk didepan) dan tiga istri-istri dari siswa Diktukpa angkatan LXIX TA 2019, saat mengikuti pembekalan dari Ketua Umum Jalasenastri Ny Vero Yudo Margono di kantor Korcab IV DJA I, melalui Vidcon di Mako Lantamal IV Tanjungpinang. (Foto : istimewa)
padamedia.co-Wakil Ketua Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I Ny Gatot Mardiyono bersama Kasi Organisasi Korcab IV DJA I Ny Stanley dan tiga istri-istri dari siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) angkatan LXIX TA 2019, melalui Video Conference (Vidcon) mengikuti acara pembekalan oleh Ketua Umum Jalasenastri Ny Vero Yudo Margono di kantor Korcab IV DJA I, Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jl Yos Sudarso, No 1 Batu Hitam, Tanjungpinang Kepulauan Riau, Rabu (15/7/2020) belum lama ini.

Jelang Prasetya Perwira (Praspa) biasanya istri-istri dari siswa Diktukpa dari seluruh Indonesia akan diberikan pembekalan oleh Ketua Umum Jalaenastri di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) di Surabaya, namun mengingat kondisi dimasa pandemik Covid-19, sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Vidcon disatuannya masing-masing dimana suaminya berdinas.

Ketua Umum Jalasenastri, Ny Vero Yudo Margono mengatakan, bahwa perlunya ketahui pemberian pembekalan ini merupakan kegiatan penting yang ditujukan untuk membuka wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang identitas, etika dan jati diri sebagai istri seorang Perwira kelak.

“Perubahan status suami dari seorang Bintara menjadi Perwira merupakan peristiwa penting dalam kehidupan pribadi suami dan keluarga. Namun, tidak kalah penting adalah perubahan status tersebut secara langsung akan berdampak pada perubahan sikap dan penampilan ibu-ibu sekalian,” ujar Ny Vero Yudo Margono, saat memberikan pembekalan.

Dikatakan Ketua Umum Jalasenastri, perlu ibu-ibu ketahui, bahwa dalam bermedsos juga diperlukan etika dan tata krama, tidak semua hal harus di umbar ke khalayak ramai, ada hal-hal yang seharusnya hanya menjadi komsumsi pribadi dan bukan untuk dipublikasikan.

“Ibu-ibu harus dan wajib mengetahui kemampuan ekonomi suami sebagai seorang Perwira pertama TNI Angkatan Laut (AL), sehingga bisa dengan bijak mengatur keuangan keluarga dan tidak bergaya hidup hedonis, karena ibu-ibu sekalian adalah istri Prajurit TNI Angkatan Laut dan bukan seorang sosialita yang hidup dengan kemewahan,” tandasnya.

WALLUDIN

your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU