-->

10 July 2020

author photo
padamedia.co-Unit 1 Judisila yang dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang mengamankan dua orang pelaku dugaan tindak pidana perjudian jenis judi online melalui aplikasi Joker Gaming dengan alamat website (http://www.joker2999.net), Kamis (9/7/2020) siang, sekira pukul 14.30 WIB.

Kedua orang pelaku tersebut berinisial DR (38) dan EL (37), di bekuk polisi ketika tengah berada di lokasi Perumahan Horiza Garden, Blok A, No 16, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Barelang, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, SIK.,MH melalui Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) Polresta Barelang, AKP Betty Novia mengatakan, bahwa dasar penangkapan berdasarkan : LP-A/76/VII/2020/Kepri/Resta Barelang 9 juli 2020.

Dalam rilis yang diterima, disebutkan bahwa polisi mendapat informasi dari masyarakat adanya perjudian jenis judi online melalui aplikasi.

“Pemegang aplikasi atau operator berada di Perumahan Horiza Garden. Selanjutnya, anggota Unit 1 Judisila melakukan undercover/menyamar sebagai pemain, dengan cara bermain melalui Handphone di aplikasi itu,” ujar AKP Betty Novia, Jum'at (10/7/2020).

Dikatakan Betty Novia, bahwa benar adanya dugaan tindak pidana perjudian jenis judi online melalui aplikasi Joker Gaming dengan alamat website (http://www.joker2999.net).

“Pemain terlebih dulu meminta membuatkan USERNAME dan PASSWORD ke nomor WhatsApp 0852……….,” ucapnya.

Setelah itu, lanjut AKP Betty Novia, pemain mentransfer sejumlah uang ke rekening Bank Central Asia (BCA) atas nama DR (tersangka). Kemudian, pemain mengkonfirmasi bukti pentransferan ke nomor WhatsApp tersebut. Secara otomatis pemain mendapatkan poin yang diberikan oleh operator.

Setelah mendapatkan poin, sambungnya, pemain dapat memainkan berbagai macam jenis permainan yang berada di aplikasi Joker Gaming tersebut.

“Nah jika pemain berhasil menang, poin tersebut dapat ditukar dengan uang dan dibayarkan oleh operator melalui transfer Mobile Bangking,” jelasnya.

Kata Kasubbag Humas Polresta Barelang (dalam rilisnya), setelah diketahui keberadaan pelaku, Unit 1 Judisila melakukan penangkapan terhadap pelaku serta saksi terkait dugaan tindak pidana jenis judi online melalui aplikasi Joker Gaming di website (http://www.joker2999.net).

“Pelaku, saksi dan barang bukti (BB) langsung dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Betty.

Adapun barang bukti yang berhasil disita oleh Unit 1 Judisila Sat Reksrim Polresta Barelang yakni satu buah buku tabungan Bank BCA milik tersangka DR, satu buah kartu debit bank BCA, satu unit Handphone merek Samsung, satu unit Handphone merek Oppo A92, bukti Screen Shot (SS) percakapan via WhatsApp antara operator dan pemain dan bukti transaksi pengiriman sejumlah uang antara operator dan pemain.


 


“Untuk Pasal yang di sangkakan adalah Pasal 303 KUH Pidana Tentang Tindak Pidana Perjudian,” ucapnya.

Menyikapi hal tersebut, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, SIK.,MH, melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., membenarkan adanya penangkapan oleh Unit Reskrim.

“Untuk sekarang masih dilakukan pengembangan,” ujar Kompol Andri Kurniawan, S.I.K., M.H.

WALUDDIN
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU