-->

23 July 2020

author photo
Keterangan Gambar : Walikota Batam, H Muhammad Rudi. (Foto : Media Center Batam)
padamedia.co-Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengizinkan umat Islam untuk melaksanakan salat Idul Adha 1441 Hijriyah/2020 digelar berjemaah di lapangan, Masjid, Musola ataupun juga ruangan. Namun dengan catatan tetap mematuhi dan memperhatikan Protokol Kesehatan, Kamis (23/7/2020).

Hal tersebut sebagaimana sesuai Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor: 14/KESRA/Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh penyelenggara atau panitia sebelum menggelar salat Idul Adha secara berjamaah.

BACA JUGA:


Diantaranya, adalah menyiapkan petugas untuk melakukan pengawasan penerapan Protokol Kesehatan di area tempat pelaksanaan salat.

“Melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di area tempat pelaksanaan salat Idul Adha,” ujar Rudi, Rabu (22/7/2020) kemarin.

Kemudian, lanjut Rudi, membatasi jumlah pintu atau jalur keluar dan masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan Protokol Kesehatan.

BACA JUGA: Sekarwangi, Penyanyi Dangdut Album Jakem Kini Geluti Usaha Pisang Sale

Selanjutnya juga menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun atau sanitizer di setiap pintu ke luar dan pintu masuk.

“Panitia juga harus menyediakan alat pengecekan suhu. Jika ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajad celcius maka tidak diperkenankan masuk dalam area tempat pelaksanaan,” tegas Rudi.

Rudi juga menghimbau agar menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal satu meter. Selain itu juga mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.

Penyelenggara juga wajib mengimbau kepada masyarakat tentang Protokol Kesehatan sebelum melaksanakan salat seperti, jemaah harus sehat, membawa sajadah atau alas masing-masing dan menggunakan masker sejak ke luar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan.

“Para jemaah wajib menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer,” pesan Rudi.

Bagi anak-anak, masyarakat lanjut usia dan orang memiliki sakit bawaan yang beresiko tinggi Covid-19 diimbau untuk tidak mengikuti pelaksanaan salat Idul Adha. Panitia diharapkan juga tidak mewadahi sumbangan atau sedekah dengan cara menjalankan kotak infaq. Sebab sangat rawan terhadap penularan Covid-19.

Sumber : Media Center Batam 
Editor   : WALLUDIN 
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU