-->

12 August 2020

author photo
Keterangan gambar: Komandan Sat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu, S.I.K, M.Si memperlihatkan kelengkapan alat personel Anggota Sat Brimob Polda Kepri kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si (Foto: Ilham Sawalludin)
PADAMEDIA.Co-Melepas 100 Personel Anggota Satuan Brigade Mobile (Brimob) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Komandan Sat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu, S.I.K, M.Si menekankan kepada anggotanya agar senantiasa menanamkan prinsip kewaspadaan dalam menjalankan tugas.

Hal tersebut mengingat daerah tujuan Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Papua memiliki medan berat sebagai daerah rawan dan intensitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masih tinggi di daerah tersebut. Demikian dikemukakan Mohammad Rendra Salipu, Rabu (12/8/2020) di Markas Komando (Mako) Sat Brimob Polda Kepri, Tembesi.


Secara resmi, Upacara Pelepasan 100 Personel Anggota Sat Brimob Polda Kepri yang mengikuti BKO tujuan Papua digelar tadi pagi di halaman gerbang Mako Sat Brimob Polda Kepri dipimpin langsung Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.
“Personel Sat Brimob Polda Kepri yang diberangkatkan BKO ke Polda Papua sebanyak 100 personel, yang akan bertugas selama 6 (enam) bulan. Mereka ini adalah orang pilihan. Artinya sehat psikologisnya, sehat Covid-19 dan lain sebagainya,”kata Mohamad Rendra Salipu.

Dijelaskannya, pasukan nantinya akan bertukar posisi dengan pasukan Kompi dari Bengkulu yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Iptu Gungun Saifuddin.
“Malam harinya kita akan ke Papua. Tanggal 15 kita tiba disana (pagi hari), kemudian akan bertukar sama Kompi yang dari Bengkulu. Bengkulu kembali kita akan masuk ke titik yang sebelumnya ditempatkan oleh Bengkulu. Nah Iptu Gungun Saifuddin yang nantinya akan memimpin 99 personil, jadi totalnya ada 100 orang,”katanya merinci.
Masih kata Dia, berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari pemberian materi Analisa Daerah Operasi (ADO), melaksanakan Lat Pra Ops (Latihan Pra Operasi) dan latihan-latihan lainnya.
“Kami sudah persiapkan dari jauh-jauh hari. 2 bulan sebelumnya kita sudah diberi tahu, dan 2 Minggu sebelum pemberangkatan ini kita sudah melaksanakan latihan-latihan untuk mengingat kembali ilmu yang telah didapat dan tugas-tugas yang akan dihadapi disana,” kata Perwira lulusan Akpol Tahun 1996 itu.

Mohammad Rendra Salipu berharap kepada personil yang ditugaskan dalam rangka operasi kemanusiaan itu, agar dapat melaksanakan tugas-tugas Kepolisian dengan baik, bisa memberikan pelayanan krusial seperti melindungi, mengayomi dan membantu masyarakat.
“Berangkat 100 orang, kembalinya pun juga 100 orang dengan status selamat. Begitu juga harapan dari keluarga-keluarga mereka,”kata Dia menegaskan.
Untuk diketahui, nantinya, pasukan dari Batam akan berangkat pada Jum'at (14/8/2020) menuju tempat pelaksanaan tugas di daerah Banti, Tembagapura, Papua.

ILHAM SAWALLUDIN | ANDRI DALLE
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU