-->

02 August 2020

author photo
Keterangan gambar : Tersangka inisial MR, yang diamankan oleh tim Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri, kasus perdagangan orang. (Foto : istimewa)
PADAMEDIA.Co-Sub Direktorat (Subdit) IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kepri menangkap satu orang diduga tersangka inisial MR terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan lima orang saksi termasuk satu orang korban di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), Tembesi, Sagulung, Kota Batam pada Jum'at (31/7/2020) Minggu, (2/8/2020).

Pada keterangan pers Polda Kepri yang diterima media ini disebutkan, MR bersama korban sekira jam 12.30 WIB melarikan diri usai makan bersama dengan tersangka di Perumahan daerah Tembesi Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
"Berdasarkan informasi dari masyarakat, pada hari Jumat (31/7/2020) sekira jam 13.30 WIB, tim Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana yang terjadi dan berhasil mengamankan tersangka, lima orang saksi dan satu orang korban," demikian alur penangkapan yang dijelaskan dalam keterangan pers yang dikirim Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda KepriKombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si itu.
Kronologis peristiwa TPPO itu disebutkan berawal pada pertengahan bulan Juli 2020, dimana korban inisial VS yang berada di Kota Tanjungpinang, mencari pekerjaan di jejaring Media Sosial (Medsos) Facebook dengan akun “LOWONGAN KERJA BATAM”.

Lalu, korban menemukan adanya lowongan kerja sebagai penari, penyanyi buat acara nikahan, festival, imlek, dan acara Agustusan. Lantas, korban pun menghubungi nomor Handphone tertera pada postingan tersebut, dengan pemilik Nomor atas nama tersangka MR.


Setelah korban berkomunikasi, kata Harry, dengan tersangka MR, didapati pekerjaan tersebut digaji sebesar Rp4.000.000 juta rupiah per bulannya. Selanjutnya, pada Senin tanggal 13 Juli 2020, korban berangkat menuju Kota Batam dan tinggal bersama kerabatnya yang beralamat di bilangan kawasan Perumahan Cendana, Kota Batam selama beberapa hari.

Kemudian, Sabtu (25/7/2020) korban bertemu dengan Saudari Ulfa (saksi) dan MR (tersangka) untuk membicarakan tentang pekerjaan diimaksud dan pada hari itu juga, korban dibawa tersangka (MR) untuk ikut dengannya menuju ke pulau Air Saga, Kecamatan Galang, Kota Batam.


Setibanya di pulau Air Saga, pada pukul 18.00 WIB, korban langsung bekerja sebagai penari pada pukul 20.00 hingga pukul 01.30 WIB dan tinggal di pulau tersebut bersama dengan tersangka.

Setelah korban bekerja selama tiga hari di pulau Air Saga, sambungnya, korban merasa pekerjaan yang dijalankannya tidak sesuai dengan ditawarkan sebelumnya, dan korban berkeinginan untuk berhenti bekerja. Namun, korban takut karena telah terikat kontrak dan diancam jika berhenti bekerja harus mengganti semua biaya yang telah dikeluarkan oleh MR (tersangka).
“Korban diancam, jika melarikan diri akan dicari oleh MR. Korban sempat juga dipindahkan bekerja di pulau Moan,”kata Harry berdasarkan pengakuan korban saat pemeriksaan polisi.
Kini, Tersangka MR, korban dan saksi berada di Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam kutipan penjelasan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik., bahwa modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah merekrut korban dari daerah asalnya melalui media sosial “Facebook” dengan akun “LOWONGAN KERJA BATAM” untuk dipekerjakan sebagai penari di acara hiburan kampung di Kota Batam dengan iming-iming gaji sebesar Rp4.000.000 juta rupiah per bulannya, serta melakukan eksploitasi terhadap korban dengan cara melakukan pekerjaan sebagai penari hiburan kampung dan membatasi hak-hak serta kebebasan korban.
“Tujuan untuk memperoleh keuntungan serta sebagai mata pencaharian. Barang bukti (BB) yang diamankan uang tunai sejumlah Rp 200,000 ribu rupiah, Handphone dan satu unit Mobil merek Daihatsu Xenia,” ujar Kombes Pol Arie Dharmanto.
Saat ini, kata Arie, tim masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

ILHAM SAWALLUDIN | Sumber: Bid Humas Polda Kepri
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU