-->

19 September 2020

author photo
Keterangan gambar: Suasana di SPBU Laras Era Perdana Punggur, Jum'at (18/9/2020) malam saat ramai melayani pembeli BBM menggunakan jerigen. (Foto: DF: Mamang)
PADAMEDIA.Co-Aktifitas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.294.716 Laras Era Perdana Punggur, Jum'at (18/9/2020) malam cukup menarik. Pasalnya, ramai warga atau pembeli BBM yang menggunakan jerigen.

Pengamatan wartawan media ini di SPBU tersebut bergantian petugas pelayanan SPBU mengisi setiap jerigen yang disodorkan. Sesekali, petugas melayani pengendara motor yang memang terlihat mengantri cukup panjang.

Salah seorang yang mengaku pengawas di SPBU Laras Era Perdana Punggur, ketika ditanya media ini mengatakan memang aturan dari PT. Pertamina (Persero) cukup ketat untuk pembelian BBM Premium dan Pertalie menggunakan jerigen. Setidaknya, kata Dia pembeli diwajibkan membawa Surat Pengantar dari kelurahan. SPBU tempat ia bekerja, kata Tomari telah mendapat izin dari pihak terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan dan UMKM.
"Bahan bakar yang bisa dibeli pakai jerigen adalah BBM Subsidi," kata Tomari. 
 PT Pertamina (Persero) akan mewajibkan pembeli premium dan solar yang menggunakan jeriken memiliki surat pengantar dari pemerintah daerah, minimal pengantar dari kelurahan , Sabtu (19/09/2020) .
Keterangan gambar: Aktifitas pembeli BBM bersubsidi mengguakan jerigen.

Pengawas mengakui bahwa SPBU mendapatkan ijin dari pihak terkait seperti dinas perhubungan, dinas perikanan dan UMKM dari Pertamina. Selain pengisian menggunakan jerigen ada juga terlihat pembeli yang menggunakan Tangki minyak kendaraan yang telah dimodifikasi dan tetap dilayani pihak dari SPBU.

Suasana pengisian BBM menggunakan jerigen malam itu di SPBU Punggur tampak sangat bebas. Selain tanpa mengantongi surat pengantar dari kelurahan, bahkan pembeli diduga bisa mengisi sendiri tanpa harus mengunggu karyawan SPBU.
"Untuk pembelian Bahan Bakar Minyak Pertalite bisa dibeli tanpa mempunyai surat ijin dari pihak terkait," kata Tomari memastikan. 
Dijelaskan Tomari, dinas-dinas pemerintah terkait tidak ada yang menerbitkan izin tertentu untuk pembelian Pertalite. Hanya pembeli BBM Bersubsidi yang bisa dibeli tanpa surat pengantar. Cukup menggelikan klarifikasi pihak SPBU tersebut, sebab kenyataannnya, pihak SPBU justru tetap melayani pembeli BBM Pertalite yang menggunakan jerigen maupun tangki minyak modifikasi.


Vice President Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman seperti diberitakan detikOto beberapa waktu lalu, menjelaskan Membeli BBM menggunakan Jeriken diperbolehkan, namun tidak boleh diperjual belikan kembali.
"Jika BBM yang dibeli di SPBU jenis solar, sesuai dengan Perpres 191 peruntukan solar JBT (jenis bahan bakar tertentu) selain untuk tranportasi kendaran, juga bisa digunakan untuk UMKM, usaha pertanian, usaha perikanan dan pelayanan umum seperti kesehatan. Namun jika pembelian solar menggunakan jirigen, maka konsumen wajib menyerahkan surat rekomendasi dari dinas terkait," kata Fajriyah.
DF MAMANG  |  ANDRI DALLE 
your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Berita Terbaru
Previous article Berita Sebelumnya

Advertisement

 
MARI MEMBACA UNTUK INDONESIA MAJU